Minggu, 20 Oktober 2013

Membuat garis Horozontal, Vertical, dan Diagonal dengan OpenGL pada dev C++

OpenGL merupakan singkatan dari Open Graphics Library. OpenGL itu sendiri merupakan spesifikasi standar yang mendefinisikan suatu lintas bahasa untuk mengembangkan suatu aplikasi yang menghasilkan suatu grafis komputer dalam bentuk 2D ataupun 3D.
Memulai Program
1. Pertama buka Dev C++ sebagai interface awal program.
2. Pilih File pada Menu, kemudian pilih New lalu Project.
3. Maka akan tampil kotak New Project, pilih Mulitimedia lalu pilih OpenGL kemudian OK.


Library OpenGL ini sudah berisikan source code mulai dari tampilan bentuk hingga animasi nya secara Default. Jika kita ingin membuat suatu animasi pada OpenGL, kita hanya menuliskan source code nya dibawah komentar /* OpenGL animation code goes here */.

Membuat garis vertikal

Source Code :


            glClearColor (1.1f, 0.0f, 1.1f, 1.2f);
            glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT);
         
            glPushMatrix ();
            glClearColor(1,1,1,0);
            glColor3f(0,0,0); //
         
            glBegin(GL_LINES);
            glVertex3f(0,0,-0.0);
            glVertex3f(0.0,130.0,0.0);
            //////////////////////////////////
         
            glEnd ();
            glPopMatrix ();
         
            SwapBuffers (hDC);
         
            Sleep (1);
            }
            }

Output :



 
 
 
Membuat garis horizontal 

Source code :


            glClearColor (1.1f, 0.0f, 1.1f, 1.2f);
            glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT);
         
            glPushMatrix ();
            glClearColor(1,1,1,0);
            glColor3f(0,0,0); //
         
            glBegin(GL_LINES);
            glVertex3f(0,0,-0.0);
            glVertex3f(0.9,0.0,0.0);
            //////////////////////////////////
         
            glEnd ();
            glPopMatrix ();
         
            SwapBuffers (hDC);
         
            Sleep (1);
            }
            }

Output :















Membuat garis diagonal

Source code :


            glClearColor (9.1f, 0.0f, 0.1f, 0.1f);
            glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT);
         
            glPushMatrix ();
            glClearColor(1,1,1,0);
            glColor3f(0,0,0); //
         
            glBegin(GL_LINES);
            glVertex3f(0,0,-0.0);
            glVertex3f(0.9,0.9,0.0);
            //////////////////////////////////
         
            glEnd ();
            glPopMatrix ();
         
            SwapBuffers (hDC);
         
            Sleep (1);
            }
            }

Output :
 
Penjelasan :


- glClearColor (0.1f, 0.1f, 0.1f, 0.1f);[ Warna untuk latar belakang dalam mode RGBA  ]
- glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT);[ Membersihkan layar latar belakang ]
- glPushMatrix ();[ Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar ]
- glClearColor(0,0,0,0);[ Untuk menentukan warna garis/titik ]
- glColor3f(1,1,1); //[ Untuk menentukan warna garis/titik ]
- glBegin(GL_LINES);[ Untuk menggambar garis dari titik yang digunakan ]
- glVertex3f(0,0,-0.0);[ Untuk menentukan titik awal yang digunakan ]
- glVertex3f(0.0,0.0,0.0);[Untuk menentukan titik akhir yang digunakan ]
- glEnd ();[ Untuk mengakhiri gambar garis di titik akhir ]
- glPopMatrix ();[ Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar ]
- SwapBuffers (hDC);[ Untuk menukar bagian belakang buffer menjadi buffer layar ]
- Sleep (1);[Program berhenti sejenak]

Wajah Bahasaku Kini

Bahasa Indonesia adalah alat komunikasi antar masyarakat Indonesia yang digunakan agar bisa berinteraksi denagn orang lain. Bahasa Indonesia merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia, yaitu hasil cipta, rasa dan karsa masyarakat Indonesia dan bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional seperti yang tercantum pada UUD'45. Dalam upaya memperluas kosakata bahasa Indonesia, kita juga harus meningkatkan kemampuan masyarakat untuk terus mengembangkan cara berpikir. Karena setiap kali kita masuk ke dalam cara berpikir yang terlalu falsafah kita mendapatkan kesulitan yang luar biasa dalam pengungkapan. Namun pada era globalisasi ini, banyak generasi muda Indonesia yang kurang paham mengenai penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Generasi muda justru lebih bangga berbicara menggunakan bahasa asing, meskipun tidak paham betul artinya. Mereka lebih memilih bahasa asing karena bahasa asing, khususnya yang sekarang lagi maraknya sebuatanya bahasa alay atau bahasa gaul, menjadi bahasa anak gaul yang dianggap keren bagi generasi muda yang tumbuh di era serba praktis ini. Sebenarnya penggunaan bahasa daerah ikut memengaruhi penggunaan bahasa Indonesia, tetapi karena bahasa daerah merupakan budaya bangsa, sama halnya dengan bahasa Indonesia dan masih banyak digunakan serta sudah mendarah daging, maka hal ini bisa dimaklumi, sementara bahasa asing yang bukan merupakan bahasa utama masyarakat Indonesia pada umumnya, menjadi kebanggan tersendiri bila digunakan. Maka dari itu marilah kita bersama-sama bangun kembali yang menjadi kebanggaan kita yaitu bahasa kita sendiri bahasa budaya kita yaitu bahasa Indonesia, tunjukkan kepada dunia betapa indahnya bahasa kita jangan kita menindas bahasa kita sendiri.

Kebudayaan Indonesia

Zamrud Khatulistiwa, itulah julukan untuk sebuah negeri bernama Indonesia. Ya, sebuah wilayah di Asia Tenggara tempat membentang hamparan alam yang luas, hijau nan permai dengan keanekaragaman hayati yang pasti akan membuat siapa saja takjub. Tanah yang subur dengan berbagai sumber daya alam utama yang dari manfaatnya hampir semua bangsa di dunia ini membutuhkan. Hal itu pula yang mengilhami beberapa negara ingin menguasainya dengan cara menjajah. Portugis, Belanda serta Jepang adalah sederet nama yang sempat mencicipi lezatnya rempah-rempah dari negeri kepulauan ini, meski masing-masing akhirnya gagal dan tumbang di tengah jalan. Semua itu tidak lepas dari kegigihan rakyat pribumi yang dengan semangat kebersamaan kala itu berjuang tanpa mengenal lelah. Atas dasar kehormatan bangsa mereka telah berkorban harta benda, bahkan rela menyabung nyawa demi kehormatan bumi pertiwi. Sudah selayaknya kita memberi penghormatan yang tinggi atas jasa-jasa mereka. Karenanya kita bisa tetap ada untuk menghirup udara seraya menikmati kehidupan yang bebas dari cengkeraman bangsa-bangsa kolonial tersebut. Sudah menjadi kewajiban kita sebagai pewaris kemerdekaan untuk kemudian mengisinya dengan hal-hal positif. Pembangunan di segala bidang merupakan tugas utama yang harus dituntaskan. Nusantara ini memiliki sumber daya manusia dengan tingkat intelektualitas yang tinggi, sejajar dengan bengsa-bangsa lain di dunia. Beragam suku bangsa, bahasa dan budaya tersebut menjadi modal sangat berharga yang kami sebutkan dalam artikel menarik tentang kebudayaan Indonesia ini untuk dapat kita resapi kemudian mengambil manfaatnya. Memang dalam praktik kehidupan sehari-hari sering terjadi gesekan-gesekan di tingkat akar rumput, semua itu merupakan akibat dari proses interaksi serta akulturasi. Adalah wajar mengingat begitu-banyaknya suku bangsa yang ada di tanah air kita ini, semua tumpah-ruah jadi satu menjalani hidup bersama dengan masing-masing perbedaan. Semua gesekan yang terjadi akan bisa mendewasakan setiap insan untuk saling menerima perbedaan, satu sama lain. Jangan sampai justru menjadi penghalang atas rasa persatuan dan kesatuan yang telah lama terbangun. Semua pihak patut menahan diri saat ada permasalahan muncul, kita kelola secara adil dan bijak dengan mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat. Melalui tema artikel menarik tentang kebudayaan Indonesia ini kami mencoba menyampaikan pesan akan pentingnya arti sebuah kebersamaan. Kebersamaan yang terbentuk atas rasa senasib-sepenanggungan. Kebersamaan yang tak akan lekang oleh perjalanan waktu. Artikel menarik tentang kebudayaan Indonesia ini terbit sebagai bentuk keprihatinan kami terhadap meredupnya nilai-nilai kebudayaan yang telah diakui kemasyhurannya oleh masyarakat dunia. Sudah sejak dulu kiranya bangsa kita dikenal sebagai bangsa yang memiliki peradaban tinggi. Kebudayaan yang dimaksud disini tidak sebatas pada rutinitas seremonial tertentu akan-tetapi lebih jauh lagi ke tingkah-laku kehidupan sehari-hari. Kebudayaan Jawa yang terkenal Adi Luhung adalah salah-satu contohnya. Seperti suku-suku lainnya di Indonesia yang memiliki ciri khas, Jawa merupakan salah-satu suku bangsa yang menawarkan ajaran-ajaran luhur tentang tata kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Di tempat lain dapat kita temukan suku Sunda, Dayak, Asmat dan masih banyak lagi yang masing-masing mempunyai keunikan tersendiri.